Mata pun bertanya tentang mereka
yang terindah dalam gambaran
Yang tertutupi oleh tipuan senyuman
dan tenggelam dalam lamunan
Terbungkus oleh setitik kegelapan
dalam keindahan pikiran
Mereka-mereka begelombol
Membawa simbol namun pistol
Mereka-mereka mendekat
Memberikan umpan namun tak mengikat
Mereka-mereka menjauh
Melihat waktu dan terus tertunggu
Dan mereka-mereka adalah sama
Pengisi hati yang terlena
yang menanam biji berharap jadi buah
Tanpa pupuk, akankah berbuah?
Mereka ter . . . .
Diposting oleh
Unknown
|
Read User's comments(0)
mereka[h]
Diposting oleh
Unknown
|
Mataku tertutup
Terdengar desahan angin terlintas di telingah
Dan pandanganku
Menyisir setiap gambar yg terbias oleh mata
Mata pun meluncurkan anak pananhnya
dan tertancap pada mereka yg di sana
Dan menusuk tajam pada lekuk yg bergerak
Mata pun menanyakan tentang mereka
yang menyatukan ucapan tanpa kata-kata
Hanya sentuhan dan tatapan
tanpa melihat senyum2 ceria
di atas jungkat-jungkit yg begitu abstral melihat mereka
ia yg terSisih
Diposting oleh
Unknown
|
Ia duduk
Meraba hangatnya cahaya
Dan sejuknya kegelapan
Disandarkanlah badannya
Dan ku lihat ada perjuangan yg besar
Berjalan dari parkiran
Keletihan tergambar nyata dlm wajahnya
Ketakutan tergantung dlm ucapannya
Dan kenyamanan terlihat dr sandarannya
Langganan:
Postingan (Atom)





